Transliterasi Jawa

Javanese Transliteration

View the Project on GitHub bennylin/transliterasijawa

Welcome to Javanese Transliterator.

Dijamin Lebih Praktis, Mudahkan Penulisan Aksara Jawa

Kerumitan pengoperasian software aksara Jawa menginspirasi Benny Lin untuk menciptakan software serupa dengan sistem pengoperasian yang lebih mudah. Seperti apa software ciptaan Benny yang diklaim lebih mudah dari software sebelumnya? ENDAH BUDI KARYATI, Solo

(image caption) MELAYANI: Dengan sukarela, Benny Lin mencetak contoh penulisan huruf Jawa di CFD, kemarin.

DENGAN berbekal satu meja kecil yang dilengkapi laptop dan printer, Benny terlihat semangat melayani pengunjung car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Solo pada Minggu (7/4) yang ingin namanya ditulis dengan menggunakan aksara Jawa. Aksi yang dilakukan Benny di CFD kemarin cukup mengundang perhatian pengunjung. Tercatat puluhan [orang yang hadir di] CFD mencatatkan namanya dalam buku hadir untuk kemudian ditulis dengan aksara Jawa.

Yang membuat aksi Benny berbeda dengan lainnya adalah ia menggunakut software Javanese Transliteration untuk menulis nama dalam aksara Jawa. Dengan mengunakan software Javanese Transliteration seseorang bisa dengan mudah menulis nama. Bahkan dokumen dari huruf Latin ke dalam aksara Jawa. "Cukup diketik di laptop atau komputer seperti ngetik biasa, nanti di layar huruf Latin yang diketik bisa langsung menjadi aksara Jawa" ungkapnya. Namun ternyata pengembangan software Jauanese Transliteration tidak semudah pengoperasiannya. Pria lulusan Computer Science dari University of Washington ini mem- butuhkan waktu sekitar 1,5 tahun untuk mengembangkan piranti lunak ciptaannya tersebut.

"Selama 1,5 tahun saya mengembangkan software ini. Baru selesai kemarin (6/4) karena saya kebut untuk bisa dipublish ke masyarakat Solo di car free day," terang dia.

Javanese Transliteration merupakan pengembangan dari software penulisan aksara lain yang pernah ada sebelumnYa. Benny mengaku, ia terinspirasi dari software aksara [...] Hindi yang telah ada. "Saya ingin membuat versi aksara Jawa-nya karena selama ini belum ada Wikipedia yang ditulis dengan aksara Jawa," ungkap admin Wikipedia Indonesia tersebut.

Benny mengaku, software aksara Jawa ciptaannya memang bukan yang pertama. Namun software tersebut dinilai lebih alami dan pengoperasiannya lebih simpel.

"Kalau software yang sebelumnya kan terlalu banyak fungsi-fungsi pada keypad komputer yang harus dihafal. Karena memang aksara Jawa ada banyak pasangan-pasangan, jadi masyarakat sulit mengingat tombol-tombol fungsi," Paparnya.

Ke depan, pria berkacamata ini berharap software Javanese Transliteration dapat digunakan dalam penulisan dokumen-dokumen kuno ke dalam aksara Jawa. Dan dapat di-online-kan sehingga secara langsung dapat membantu Pelestarian dokumen kuno tersebut, "Harapannya tentu software ini bisa membantu Pelestarian dokumen-dokumen kuno dengan mentransliterasikannya ke dalam aksara Jawa dan bisa di-online-kan. Karena kalau kita lihat sampai saat ini masih minim dokumen-dokumen, naskah kuno yang bisa didokumentasikan untuk menjamin kelestariannya," ujarnya.

Adapun software yang masih dalam pengembangan tahap pertama ini nantinya akan dikembangkan lebih canggih lagi. Sehingga secara otomatis dapat mentransliterasi aksara Jawa ke huruf latin. "Ke depannya akan kita kembangkan untuk bisa otomatis transliterasi dari aksara Jawa ke huruf Latin. Tapi itu tantangan besar karena untuk aksara Jawa kan nggak ada spasi dan [...] huruf besar," kata Benny. Software ini pun dapat diunduh secara cuma-cuma dengan menggu- nakan PC di laman http://sites.google.com/site/transliterasijawa.